Herceptin adalah obat terapi target revolusioner yang mengandung zat aktif Trastuzumab. Obat ini merupakan antibodi monoklonal rekombinan yang dirancang khusus untuk mengikat reseptor Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER2). Sekitar 25% kasus kanker payudara dan lambung bersifat HER2-positif, di mana protein ini diproduksi secara berlebih dan memicu sel kanker untuk tumbuh serta membelah dengan sangat cepat.
Mekanisme Kerja
Herceptin bekerja dengan cara menempel pada protein HER2 yang berada di permukaan sel kanker. Proses ini menghasilkan beberapa efek terapeutik:
-
Penghambatan Sinyal: Memblokir sinyal pertumbuhan yang memerintahkan sel kanker untuk berkembang biak.
-
Aktivasi Sistem Imun: Menandai sel kanker agar sistem kekebalan tubuh (sel natural killer) dapat mengenali dan menghancurkannya secara efektif.
-
Sinergi Terapi: Menghentikan siklus hidup sel kanker, sehingga membuatnya lebih rentan terhadap serangan obat kemoterapi lainnya.
Indikasi Utama
-
Kanker Payudara: Baik stadium awal (setelah pembedahan atau bersama kemoterapi) maupun stadium metastasis (telah menyebar ke bagian tubuh lain).
-
Kanker Lambung: Digunakan untuk mengobati adenokarsinoma lambung metastatik atau persimpangan gastroesofagus pada pasien yang belum pernah menerima terapi anti-HER2 sebelumnya.
Metode Pemberian & Pemantauan
Herceptin tersedia dalam dua metode pemberian:
-
Infus Intravena (IV): Diberikan oleh tenaga medis di rumah sakit dengan durasi tertentu.
-
Injeksi Subkutan (SC): Suntikan di bawah kulit yang memberikan efisiensi waktu pemberian tanpa mengurangi efikasi obat.
Penting: Karena adanya risiko kardiotoksisitas (gangguan fungsi jantung), pasien wajib menjalani pemantauan fungsi jantung (seperti tes LVEF) secara berkala sebelum dan selama masa pengobatan.






Reviews
There are no reviews yet.